Postingan

Karakteristik Trader Saham Top Dunia

Gambar
Di bagian penutup buku Market Wizards: Interviews with Top Traders , Jack D. Schwager menulis bahwa metode yang dipakai "market wizards" yang ia wawancarai melingkup analisa teknikal murni, analisa fundamental murni, atau kombinasi keduanya. Jangka waktu trading mereka berkisar dari hitungan menit sampai ke tahunan. Dengan kata lain, semua top trader tersebut menggapai sukses trading saham/komoditas/forex dengan caranya sendiri-sendiri, yang berbeda satu dengan yang lainnya. Figure 1. Cover Buku Market Wizards: Interview with Top Trader Walaupun gaya trader-trader top tersebut berbeda-beda, Jack Schwager menyimpulkan bahwa ada beberapa persamaan yang menyolok. Saya kutip dari buku tersebut: 1. All those interviewed had a driving desire to become successful traders —in many cases, overcoming significant obstacles to reach their goal.   Semua yang diwawancarai mempunyai dorongan kuat untuk menjadi trader sukes —dalam banyak kasus, mereka harus melewati banyak halangan untuk men...

Karakteristik Trading Plan yang Menguntungkan, Bagian 1

John J. Murphy di buku Technical Analysis of the Financial Market menulis bahwa pada tahun 1970 Dunn & Hargitt's Financial Services membandingkan sistem trading (trading plan) dari sejumlah Commodity Trading Advisors (CTA) ternama. Riset tersebut menyimpulkan bahwa sistem trading yang paling menguntungkan (di antara semua sistem-sistem yang dibandingkan) adalah sistem buatan Richard Donchian yang ia namakan 4 Week Rule (Aturan 4 Minggu). Sistem trading (trading plan) 4-Week Rule bunyinya: 1. Cover short positions and buy long whenever the price exceeds the highs of the four preceding full calendar weeks. 2. Liquidate long positions and sell short whenever the price falls below the lows of the four preceding full calendar weeks. Dalam bahasa Indonesia: 1. Tutup posisi short dan beli long ketika harga naik menembus  harga tertinggi 4 minggu penuh terakhir. 2. Tutup posisi long dan jual short ketika harga turun di bawah harga terendah 4 minggu penuh terakhir. [Catatan: posisi l...

Cara Menjadi Kaya dari Trading Commodities

Gambar
Di buku How to Build a Fortune in Commodities (terjemahannya kira-kira adalah Bagaimana Menjadi Kaya dari Komoditas ) R.C. Allen menulis bahwa untuk bisa sukses trading komoditas, ada aturan-aturan yang harus dijalankan. Figure 1. Sampul Buku R.C. Allen "How to Build a Fortune in Commodities" "Bung Anonim," celetuk anda. "Emangnya cara main saham itu sama dengan main komoditas? Walaupun main komoditas tidak sama persis dengan main saham, tapi persamaannya cukup banyak. Jadi, hampir semua aturan-aturan dasar main komoditas yang ditulis R.C. Allen berlaku juga untuk main saham. Aturan-aturan tersebut adalah: 1. Have a definite plan and stick to it. Siapkan rencana trading dan laksanakan. 2. Look for "special situations". Cari "situasi spesial". 3. The price of every commodity moves up or down before the fundamentals are known. Harga setiap komoditas naik atau turun sebelum fundamentalnya diketahui. 4. Control your emotions. Kontrol ...

Beli Saham. Jual Untung/Cut-Loss. Ulangi.

Gambar
Film favorit saya di tahun 2014 adalah Edge of Tomorrow . Figure 1. Edge of Tomorrow Movie Poster Di film tersebut Tom Cruise berperan sebagai William Cage, humas U.S. Army berpangkat mayor yang terpaksa harus ikut dalam invasi besar-besaran melawan mimic padahal ia tidak terlatih untuk maju ke medan tempur. Bahkan pada saat Tom Cruise diterjunkan di medan tempur, ia masih belum tahu cara menembakkan peluru dari "jacket" yang ia kenakan. Apa yang terjadi? William Cage berhasil membunuh satu mimic karena faktor kebetulan. Tapi beberapa detik setelah itu, ia tewas dibantai musuh. Saat itulah kisah William Cage baru dimulai. Lho? kata anda. Sudah mati kok baru ceritanya dimulai? Nah, itulah keunikan cerita film ini. Karena suatu sebab (silahkan anda menonton film tersebut untuk mencari tahu), setiap kali Cage mati, ia seakan-akan bangkit dari mimpi buruk dan harus mengulangi kejadian yang sama. Sampai ia mati lagi. Hidup. Mati. Ulangi. Live. Die. Repeat. Terperangkap dalam sikl...