Postingan

Badai Saham Turun: Apa Yang Sebaiknya Dilakukan?

You can't calm the storm and it's not worth trying. What you can do is calm yourself, and the storm will pass. Anda tidak bisa menenangkan badai dan hal ini tidak layak dicoba. Apa yang bisa anda lakukan adalah menenangkan diri anda sendiri, dan badai pasti berlalu. Marc and Angel ---###$$$###---   Pernahkan anda mengalami badai di bursa saham, di mana (hampir) semua saham yang anda miliki turun drastis. Dan anda menderita kerugian yang besar? Saat badai menerpa bursa saham, di mana (hampir) semua saham yang anda miliki turun drastis dan berpotensi rugi besar, apa yang sebaiknya anda lakukan? Apakah sebaiknya anda membeli lagi (average down) saham yang sudah turun jauh dari harga beli awal? Mengutip Marc dan Angel di atas: Anda tidak bisa menenangkan badai dan hal ini tidak layak dicoba.   Membeli lagi saham yang sudah turun drastis saat badai datang mungkin saja menguntungkan. Tapi kemungkinan lebih besar kerugian anda bertambah besar karena setelah dibeli lagi, saham tersebu...

Averaging Down: Tips & Saran

Apa itu "Averaging Down"? Averaging Down dalam bermain saham artinya adalah membeli lagi saham (yang anda sudah punya) di harga lebih rendah dengan tujuan menurunkan harga beli rata-rata. Di pos "Arti Istilah 'Averaging Down'" saya kemukakan bahwa secara umum, melakukan Averaging Down adalah tindakan yang salah. Masalahnya, saya merasa bahwa banyak pemain saham sering melakukan Averaging Down. Mayoritas melakukan Averaging Down karena mereka tidak tahu bahwa itu tindakan yang salah. Tapi tidak sedikit pula pemain saham yang tahu bahwa Averaging Down adalah tindakan yang salah tapi tetap saja mereka lakukan. Karena itu, di bawah ini saya akan memberikan tips dan saran Averaging Down agar tindakan yang salah tersebut tidak menjadi fatal.   Tips dan Saran "Averaging Down" Pertama Karena tindakan Averaging Down secara umum adalah tindakan yang salah, saran saya yang pertama adalah: JANGAN melakukan Averaging Down. Daripada melakukan Averaging Down, le...

Mengamati Pergerakan Harga Saham. Apakah Berfaedah?

Gambar
Of all the factors that go to make up a well-rounded opinion on the general market trend and, more especially, the individual stocks selected for a commitment, I would easily rank the actual price movement first. Dari semua faktor yang memberi gambaran jelas trend pasar secara umum, dan saham yang layak dibeli, saya dengan yakin mengatakan bahwa di urutan teratas adalah pergerakan harga. I feel that practically all relevant factors, important and otherwise, are registered int the market's behavior and, in addtion, the action of the market itself can be expected under most circumstances to stimulate buying and selling in a manner consistent enough to allow reasonably accurate forecasting of news in advance of its actual occurence. Saya merasa bahwa semua faktor relevan, penting ataupu tidak, sudah terlihat di tingkah laku pasar, dan aksi di pasar juga bisa memprediksi berita sebelum berita tersebut tersebar luas. These price and volume changes not only will add the most important co...

Faktor Utama Pembentuk Harga Saham

Gambar
 Tulis Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival :   The most important single factor in shaping security markets is public psychology. . . Faktor terpenting yang membentuk harga saham adalah psikologi publik/pasar. Sometimes for years certain popular shares will be persistently overvalued by the public, which continues to pay an unreasonabel sum in proportion to the theoritical valuation. And likewise, frequently, theoritic undervaluation will persit for years. It does not help one's account to feel sure one is short theoretically overvalued stocks that are currently rising or long those theoretically undervalued but actually sinking in price. Terkadang publik menghargai tinggi bertahun-tahun saham-saham yang popular, dan terus membayar harga jauh tinggi dari valuasi teoritis. Begitu pula, harga jauh rendah dari valuasi teoritis bisa bertahan bertahun-tahun. Seseorang bisa rugi banyak kalau short saham yang secara teoritis mahal tapi terus naik atau long saham...

Apakah Harga Saham Murah? Atau Mahal?

Gambar
Tulis Gerald M. Loeb:   I certainly feel that it is more feasible to try to follow profitably a trend upwards or downwards than to attempt to determine the price level. I do not think anyone really know when a particular security is "cheap" or "dear" in the sense that cheapness would occur  around a real market bottom and dearness around a real top. Saya merasa bahwa lebih baik dan menguntungkan bila anda mengikuti trend harga naik atau turun dibanding berusaha menentukan apakah harga (saham) murah atau mahal. Menurut saya tidak ada orang yang tahu apakah suatu saham murah atau mahal dalam arti murah terjadi saat pasar mencapai titik terendah dan mahal saat pasar mencapai titik tertinggi.       Thus effort should be concentrated first on deciding the trend and next in seeking out the most responsive stocks. Maka dari itu, sebaiknya anda berusaha memutuskan apakah trend sedang naik atau turun, lalu mencari saham yang paling responsif.     Pos-pos ya...

Kapan Saat Membeli Lagi Saham Yang Sudah Punya?

Gambar
Tulis Gerald M. Loeb: Belief that a stock is in buying range justifies a small initial purchase. If the stock declines, it should be sold at a small and quick loss. But if it advances and the indications which supported the original purchase continue favorable, additional purchase can be made at prices which the buyer still considers abnormally low. But once the price has risen into estimated normal or overvaluation areas, the amount held should be reduced steadily as quotations advance.     Kalau menurut anda saham layak dibeli, cobalah beli saham tersebut dalam jumlah (relatif) kecil. Kalau setelah itu harga saham turun, saham tersebut harus dijual cepat saat rugi masih sedikit. Tapi kalau harga saham naik, silahkan beli lagi saham tersebut kalau menurut anda harga masih (relatif) murah. Setelah harga saham naik ke harga wajar atau bahkan lebih dari wajar, sebaiknya saham tersebut dijual sedikit-demi-sedikit saat harga naik. ---###$$$###---   Menelaah tulisan Gerald M. ...

Anonim Belajar Cut-Loss dari Gerald M. Loeb

Gambar
Tulis Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival : But it is sound policy to get out of long positions which begin to prove themselves wrong by declining in price. This is the one automatic proceeding in handling securities, the only proceeding in which no judgment is needed. Adalah tindakan yang bijaksana untuk menjual saham yang harganya turun. Ini adalah satu tindakan otomatis saat bermain saham, satu-satunya tindakan yang tidak perlu pemikiran lebih lanjut. Losses must always be "cut.' They must be cut quickly, long before they become any financial consequence. After the elimination of a stock in this manner, the transaction must be, in a sense, forgotten. It must be left out of future consideration so completely that there is no sentimental bar to reinstating the position at higher level, either very soon or at any later date, if the purchase again seems strongly advisable. Kerugian harus selalu di "potong." Kerugian harus dipotong secepat mungkin...