Postingan

Karakteristik Trading Plan yang Menguntungkan, Bagian 1

John J. Murphy di buku Technical Analysis of the Financial Market menulis bahwa pada tahun 1970 Dunn & Hargitt's Financial Services membandingkan sistem trading (trading plan) dari sejumlah Commodity Trading Advisors (CTA) ternama. Riset tersebut menyimpulkan bahwa sistem trading yang paling menguntungkan (di antara semua sistem-sistem yang dibandingkan) adalah sistem buatan Richard Donchian yang ia namakan 4 Week Rule (Aturan 4 Minggu). Sistem trading (trading plan) 4-Week Rule bunyinya: 1. Cover short positions and buy long whenever the price exceeds the highs of the four preceding full calendar weeks. 2. Liquidate long positions and sell short whenever the price falls below the lows of the four preceding full calendar weeks. Dalam bahasa Indonesia: 1. Tutup posisi short dan beli long ketika harga naik menembus  harga tertinggi 4 minggu penuh terakhir. 2. Tutup posisi long dan jual short ketika harga turun di bawah harga terendah 4 minggu penuh terakhir. [Catatan: posisi l...

Cara Menjadi Kaya dari Trading Commodities

Gambar
Di buku How to Build a Fortune in Commodities (terjemahannya kira-kira adalah Bagaimana Menjadi Kaya dari Komoditas ) R.C. Allen menulis bahwa untuk bisa sukses trading komoditas, ada aturan-aturan yang harus dijalankan. Figure 1. Sampul Buku R.C. Allen "How to Build a Fortune in Commodities" "Bung Anonim," celetuk anda. "Emangnya cara main saham itu sama dengan main komoditas? Walaupun main komoditas tidak sama persis dengan main saham, tapi persamaannya cukup banyak. Jadi, hampir semua aturan-aturan dasar main komoditas yang ditulis R.C. Allen berlaku juga untuk main saham. Aturan-aturan tersebut adalah: 1. Have a definite plan and stick to it. Siapkan rencana trading dan laksanakan. 2. Look for "special situations". Cari "situasi spesial". 3. The price of every commodity moves up or down before the fundamentals are known. Harga setiap komoditas naik atau turun sebelum fundamentalnya diketahui. 4. Control your emotions. Kontrol ...

Beli Saham. Jual Untung/Cut-Loss. Ulangi.

Gambar
Film favorit saya di tahun 2014 adalah Edge of Tomorrow . Figure 1. Edge of Tomorrow Movie Poster Di film tersebut Tom Cruise berperan sebagai William Cage, humas U.S. Army berpangkat mayor yang terpaksa harus ikut dalam invasi besar-besaran melawan mimic padahal ia tidak terlatih untuk maju ke medan tempur. Bahkan pada saat Tom Cruise diterjunkan di medan tempur, ia masih belum tahu cara menembakkan peluru dari "jacket" yang ia kenakan. Apa yang terjadi? William Cage berhasil membunuh satu mimic karena faktor kebetulan. Tapi beberapa detik setelah itu, ia tewas dibantai musuh. Saat itulah kisah William Cage baru dimulai. Lho? kata anda. Sudah mati kok baru ceritanya dimulai? Nah, itulah keunikan cerita film ini. Karena suatu sebab (silahkan anda menonton film tersebut untuk mencari tahu), setiap kali Cage mati, ia seakan-akan bangkit dari mimpi buruk dan harus mengulangi kejadian yang sama. Sampai ia mati lagi. Hidup. Mati. Ulangi. Live. Die. Repeat. Terperangkap dalam sikl...

Analisa Teknikal Open High Low Close (OHLC), Bagian 2

Gambar
Pos ini adalah lanjutan dari pos "Analisa Teknikal Open High Low Close (OHLC), Bagian 1." Saya tulis di pos "Analisa Teknikal Open High Low Close, Bagian 1" bahwa saat membandingkan harga High, Low, Close, kita bisa membandingkan High, Low, Close bukan hanya dengan High, Low, Close hari sebelumnya tapi juga dengan High, Low, Clos hari-hari sebelumnya. Bagaimana caranya? Nah, sekarang saatnya anda membuka file data harga saham Open High Low Close yang anda input secara manual selama minimum 3 bulan (seperti yang saya sarankan di pos "Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula" ). Tabel 1. Data Open High Low Close ASII Maret 2009   [Perhatikan bahwa Tabel 1 berisi data tahun 2009 di mana fraksi harga saham berbeda dengan fraksi harga saat ini. Saya sengaja memakai data tersebut untuk menunjukkan bahwa prinsip dasar analisa teknikal berlaku untuk berbagai kondisi yang berbeda. Jadi, walaupun fraksi harga saham berubah, prinsip-prinsip dasar analisa teknikal tidak be...

Analisa Volume Saham Pertama Untuk Pemula

Gambar
Di pos "Analisa Volume Transaksi Saham Untuk Pemula. Perlukah?" saya menyarankan pemula untuk konsentrasi mempelajari pergerakan harga saham dan jangan menghabiskan terlalu banyak waktu mendalami volume transaksi saham. Tapi sebenarnya ada satu analisa volume transaksi saham yang PERLU diketahui pemula. Analia volume apakah itu? Analisa volume yang saya maksud adalah: JANGAN BELI saham yang volume transaksinya kecil. Mengapa? Pertama, saham yang volume transaksinya kecil berarti tidak ramai pembeli dan penjual. Karena transaksi yang sepi ini, anda kemungkinan sulit membeli dan menjual saham tersebut di harga yang anda inginkan karena harga Bid dan harga Offer (bid/ask spread) terpaut jauh. (Kalau anda belum tahu arti Bid dan Offer, silahkan baca pos "Istilah 'Bid' dan 'Offer' Ketika Bermain Saham." ) Figure 1. Bid/Offer IMPC 11 Feb 2015 [Sumber: Indo Premier Online Trading (IPOT)] Kedua, volume transaksi yang kecil juga bisa jadi menyulitkan anda m...